cara mendidk anak sesuai tumbuh kembangnya
STIMULASI TUMBUH DAN KEMBANG ANAK
![]() |
Stimulasi tumbuh kembang anak sangat penting untuk menentukan
karakter dan sikap anak kedepannya, dimana stimulasi/stimulus/rangsangan ini
bisa di mulai sejak anak dalam kandungan.
Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya apasih stimulasi itu ?,
mengapa sih anak harus di stimulasi pertumbuhan dan perkembangannya?, bagaimana
sih cara yang efektif untuk menstimulasi tumbuh kembang anak?, dan sejak kapan
( usia) berapakah anak harus distimulasi tumbuh kembanggnya?
Pertanyaan-pertanyaan
ini sering kita jumpai, karena memang kita sebagai bangsa yang masih berkembang
dimana pendidikan dan layanan kesehatan belum bisa kita nikamati secara optimal
dan merata sehingga masih ada bahkan banyak yang belum mengetahui fungsi dan
pentingnnya menstimulus tumbuh kembang anak
sejak usia dini.
Sebelum
kita melangkah lebih jauh terlebih dahulu kita harus mengetahui apasih
pertumbuhan dan perkembangan itu .
“pertumbuhan
adalah segala sesuatu yang bisa diukur, meliputi tinggi badan berat badan dan
lain sebagainya sedangkan perkembangan adalah segala sesuatu yang tidak bisa
diukur maupun dilihat keadaannya, meliputi kecerdasan, keterampilan dan lain
sebagainya”.
Pengertain
stimulus
Menurut
Soetjiningsih, (1995) stimulasi adalah perangsangan yang datangnya dari
lingkungan di luar individu anak. Anak yang banyak mendapatkan stimulasi akan
lebih cepat berkembang daripada anak yang kurang atau bahkan tidak mendapatkan
stimulasi. Memberikan stimulasi yang berulang dan terus menerus pada setiap
aspek perkembangan anak berarti telah memberikan kesempatan pada anak untuk
tumbuh dan berkembang secara optimal.
Moersintowarti,
(2002)a perangsangan dan latihan-latihan terhadap kepandaian anak yang
datangnya dari lingkungan di luar anak.
Waktu yang tepat
untuk menstimulus
Waktu yang
tepat menstimulus tumbuh kembang anak lebih baiknya dilakukan sejak dini, yakni
semasa anak masih dalam kandungan tepatnya saat kehamilan 6 bulan dimana untuk
merangsang hubungan antar sel-sel otak ( sinaps) karena milyaran sel otak telah
dibentuk sejak usia kehamilan 6 bulan tetapi belum ada hubungan antar sel
tersebut. Sehingga anak yang distimulasi sejak dini akan memudahkan proses
perkembangan nya kedepan.
Stimulasi/rangsangan/bermain
·
Tujuan :
merangsang semua fungsi dan kemampuan anak agar berkembang dengan optimal
·
Yang dirangsang :
kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara & bahasa,
sosialisasi dan kemandirian
·
Dilakukan oleh :
ibu ayah, pengasuh, anggota keluarga lain, kelompok masyarakat
·
Cara :
rangsang suara, musik, gerakan, perabaan, bicara, menyanyi,
bermain, memecahkan masalah, mencoret, menggambar
·
Kapan :
setiap
kali interaksi dengan anak seperti saat memandikan, ganti baju, di jalan, bermain,
di dalam mobil, nonton TV, sebelum tidur dll
Konsep stimulasi
· Periode Kritis à Specific time in a person’s life. For
many skills, if critical period bypassed, skill may be learned, but will never
be developed at master level
· Kesiapan à The
establishment of the minimum characteristics necessary for a particular human
behavior to be acquired. Early experience with a particular skill before a
child is “ready” may not be valuable
· Catch –Upà The human
power “to stabilize and return” to a genetically determined growth path “after
being pushed off trajectory”
Prinsip dasar stimulasi
·
Rasa cinta dan kasih
sayang
·
Perilaku yang baik,
anak suka meniru
·
Stimulasi sesuai
kelompok umur
·
Cara menyenangkan,
jangan terpaksa à bermain, bernyanyi, bervariasi
·
Bertahap sesuai usia
anak, terhadap 4 aspek perkembangan
·
Gunakan alat bantu/
permainan sederhana dan aman
·
Laki-laki =
perempuan
·
Anak diberi pujian/
hadiah atas keberhasilannya
Klasifikasi pemberian stimulasi pada anak
sesuai dengan usianya:
Stimulasi
(rangsang bermain) umur 0-3 bulan
|
•
Ciptakan rasa nyaman, aman, senang
|
•
Teluk, cium, gusel, ayun
|
•
Senyum, tatap mata, ajak bicara,
|
•
Tirukan ocehan dan mimik bayi
|
•
Berbagai bunyi, suara, musik
|
•
Gantung benda berwarna, berbunyi
|
•
Meraih, meraba, pegang mainan, angkat kepala
|
•
Gulingkan kanan-kiri, tengkurap-telentang
|
Stimulasi (rangsang bermain) umur 3-6 bulan
|
•
Peluk, cium, pandang mata, senyum, bicara
|
• Mencari sumber suara,
|
•
Bermain cilukba, melihat wajah di cermin
|
• Memeluk, mengayun
|
•
Melihat, meraih, menendang mainan
|
• Mengamati benda kecil, benda bergerak
|
• Mengambil benda kecil
|
• Memegang dgn 2 tangan, makan sendiri
|
• Berguling-guling,
duduk
|
Stimulasi
(rangsang bermain) umur 6-9 bulan
|
• Peluk, senyum, bicara, panggil namanya,
|
• Bersalaman, tepuk tangan, melambai ke orang lain
|
• Panggil : mama, papa
|
• Cilukba, melihat cermin
|
• Tunjuk dan sebutkan nama gambar
|
• Bacakan dongeng
|
• Pegang mainan dengan 2 tangan
|
• Masukan benda kecil ke dalam wadah
|
• Sembunyikan dan cari mainan
|
• Mainan yang mengapung di air
|
• Mencoret-coret, memukul-mukul
|
• Duduk, merangkak, berdiri berpegangan
|
Stimulasi
(rangsang bermain) umur 9-12 bulan
|
•
Peluk, senyum, bicara, panggil, ditanya
|
•
Cilukba, melambai pada orang lain
|
•
Tunjuk dan sebutkan nama gambar
|
•
Bicara pada boneka, menyanyi,
|
•
Masukkan benda ke wadah
|
•
Mainan yang mengapung di air
|
•
menyusun balok, menggambar
|
•
main alat dapur, minum dari gelas,
|
•
makan bersama
|
• gelindingkan
bola, berdiri, membungkuk,
|
• berjalan
berpegangan, naik tangga
|
Stimulasi (rangsang bermain) umur 12-15 bulan
•
Peluk, senyum, bicara, panggil, ditanya
•
Cilukba, melambai pada orang lain
•
Tunjuk dan sebutkan nama gambar
•
Masukkan benda ke dalam wadah
•
Menggambar, menyusun kubus, puzzle sederhana
•
main boneka, sendok, piring, gelas
•
berjalan tanpa berpegangan,
•
berjalan sambil tarik mainan, mundur, jinjit
•
panjat tangga,
lempar-tangkap -tendang bola
•
lepas celana, makan sendiri
•
meniru perkerjaan di rumah tangga
Stimulasi (rangsang bermain) umur 15-18 bulan
•
Berjalan mundur, jinjit, naik tangga
•
Tangkap dan lempar bola
•
Balok, puzzle, menggambar
•
Bermain air, meniup, menendang bola
•
Bercerita tentang gambar di buku
•
Menyebutkan nama benda, menyanyi
•
Main telpon-telponan, menyatakan keinginan
•
Bermain dgn teman sebaya, petak umpet
•
Merapikan mainan, membuka baju
•
Makan bersama
•
Merangkai manik besar
Stimulasi (rangsang bermain) umur 18-24 bulan
• Bicara,
bertanya, bercerita, bernyanyi,
• Tanya
jawab, main telpon-telponan
• Perintah
sederhana, membantu pekerjaan
• Nonton TV
sambil dijelaskan
• Melepas
baju, rapikan mainan
• Makan
bersama dengan sendok garpu
• Balok,
puzzle, menggambar, membentuk lilin
• Buat
rumah-rumahan, petak umpet
• Berjalan,
berlari, melompat
• Berdiri
satu kaki, naik turun tangga
• melempar,
menangkap, menendang bola
Stimulasi
(rangsang bermain) umur 24-36 bulan
• Sebutkan nama benda, sifat, guna benda
• Bacakan cerita, tanya jawab,
• Anak diminta bercerita pengalaman
• Menonton TV didampingi, menyanyi
• Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
• Makan dengan sendok garpu
• Puzzle, balok, menggambar, menempel
• Mengelompokkan benda sejenis
• Mencocokan gambar dan benda
• Menghitung
• Melempar, menangkap,
• Berlari, melompat, memanjat, merayap
Stimulasi (rangsang bermain) umur 36-48 bulan
•
Sebutkan nama benda, sifat, guna benda
•
Bacakan cerita, tanya jawab, bercerita
•
Menonton TV didampingi, menyanyi
•
Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
•
Makan dengan sendok garpu, masak-masakan
•
Menggunting, menempel, menjahit
•
Puzzle, balok, menggambar, mewarna, menulis
•
Mengelompokkan benda sejenis
•
Mencocokan gambar dan benda
•
Menghitung, mengenal angka, huruf
•
Melempar, menangkap, berlari, melompat
•
Memanjat, merayap, main sepeda roda 3
•
Main lalu lintas, ular naga dengan teman
Stimulasi (rangsang bermain) umur 48-60 bulan
•
Sebutkan nama benda, sifat, guna benda
•
Bacakan buku, tanya jawab, bercerita
•
Menonton TV didampingi, menyanyi
•
Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
•
Makan dengan sendok garpu, masak-masakan
•
Menggunting, menempel, menjahit
•
Puzzle, balok, menggambar, mewarna, menulis
•
Mengelompokkan dan mencocokkan benda
•
Mengingat, menghafal, mengerti aturan
•
Membandingkan besar kecil, banyak sedikit
•
Menghitung, konsep satu dan setengah
•
mengenal angka, huruf, simbol, musim
•
Melempar, menangkap, berlari, melompat
•
Memanjat, merayap, sepeda roda 3, ayunan
•
bermain, makan
dgn teman
Stimulasi (rangsang bermain) umur 60-72 bulan
•
Mengenal nama, fungsi benda-benda
•
Bacakan buku, tanya jawab, bercerita
•
Menonton TV didampingi, menyanyi
•
Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
•
Makan dengan sendok garpu, masak-masakan
•
Menggunting, menempel, menjahit,
•
Puzzle, balok, menggambar, mewarna, menulis nama
•
Mengingat, menghafal, mengerti aturan, urutan
•
Membandingkan besar kecil, banyak sedikit
•
Menghitung, konsep satu dan setengah
•
mengenal angka, huruf, simbol, jam, hari,
tanggal
•
Melempar, menangkap, berlari, melompat
•
Memanjat, merayap, sepeda roda 3, ayunan
•
“berjualan”, “bertukang”, mengukur
•
Mengenal uang, rambu lalu lintas
Kesimpulan
Dari penjelasan diatas mengenai tumbuh kembang anak maka
dapat disimpulkan sebagai berikut :
- Stimulasi harus di berikan pada waktu dan bentuk yang tepat.
- Overstimulation dapat menyebabkan anak frustasi, stress ataupun menarik diri.
- Terlalu banyak pengalaman dalam satu waktu menyebabkan anak kelelahan dan tidak membantu perkembangan
- Anak perlu waktu dalam berfikir terhadap apa yang mereka telah pelajari

Belum ada Komentar untuk "cara mendidk anak sesuai tumbuh kembangnya"
Posting Komentar